Amarasi|| mediakomkmt.com – Ponain Adventist Secondary School (PASS) sukses menggelar Week of Prayer (WOP) semester genap tahun ajaran 2025–2026 pada 1–6 September 2025. Dengan tema “Setiap Hari”, kegiatan rohani tahunan ini menghadirkan pengalaman iman yang mendalam bagi ratusan siswa, guru, dan jemaat.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, WOP kali ini mendapat dukungan khusus dari Pemuda Advent Jemaat Bintaro Jakarta yang dikenal dengan nama STRUMENTO DI DIO. Kehadiran mereka dengan 18 anggota membawa pujian rohani yang menginspirasi seluruh peserta. Selain itu, SMPS Advent Semau, sekolah binaan PASS, juga turut hadir dengan 27 siswa dan guru lengkap dengan seragam rapi dan nametag khas.

Setiap hari ibadah WOP diisi khotbah yang dibawakan oleh para hamba Tuhan, antara lain Pdt. T. Nubatonis, Jonathan Hutagaol, Gavin Tumangkeng, dan Pdt. J. Hutagaol. Pesan utama yang diangkat adalah bagaimana hidup beriman, bersyukur, bekerja, dan menanti kedatangan Kristus harus dijalani setiap hari.
Tidak hanya untuk remaja dan pemuda, anak-anak TK hingga SD kelas 4 juga mendapat pelayanan khusus melalui Acara Pembentukan Tabiat Anak (APTA) yang dipandu oleh Sandra Supati dan Gaileen Tumangke. Anak-anak belajar kisah Alkitab, bernyanyi lagu rohani, hingga membuat karya seni sederhana.
Selain pelayanan pujian, Pemuda Advent Bintaro juga aktif terjun langsung ke masyarakat dengan melakukan pemeriksaan kesehatan gratis seperti cek gula darah, kolesterol, dan asam urat. Mereka bahkan mendatangi rumah-rumah warga. Untuk siswa SMP dan SMA, mereka mengadakan edukasi, permainan, hingga lomba kebersihan.
Blessvalenta, ketua rombongan STRUMENTO DI DIO, menyampaikan apresiasinya atas sambutan warga Amarasi.
“Kami sangat bersyukur atas keramahtamahan umat Tuhan di Ponain. Semua pelayanan ini menjadi pengalaman berharga bagi kami,” ujarnya.
Puncak acara pada Sabat pagi (6/9) dipimpin oleh Pdt. J. Hutagaol, pendiri STRUMENTO DI DIO, yang menekankan pentingnya menanti kedatangan Yesus setiap hari, mengutip Wahyu 22:20. Ibadah dihadiri sekitar 1.500 jemaat dari Distrik Amarasi Raya. Usai kebaktian, dilangsungkan upacara baptisan yang dipimpin oleh Pdt. Daniel Ataupah, Direktur Pemuda Advent Daerah Nusa Tenggara.

Direktur PASS, Pdt. T. Nubatonis, menyampaikan rasa syukurnya atas kegiatan ini.
“Kehadiran STRUMENTO DI DIO menambah pengalaman rohani bagi anak didik kami. Bantuan dana yang diberikan juga akan sangat membantu pembangunan pagar sekolah,” katanya.
Sebagai penutup, STRUMENTO DI DIO menggelar konser rohani di Aula PASS pukul 15.00 WITA. Lagu-lagu merdu yang dibawakan tidak hanya memukau jemaat, tetapi juga berhasil menggalang dana untuk pembangunan Kantor Daerah Nusa Tenggara Mission.
Dengan semangat pelayanan tanpa batas, Week of Prayer di PASS tahun ini menjadi bukti bahwa ketika umat Tuhan bersatu sebagai STRUMENTO DI DIO, kasih Kristus dapat dirasakan setiap hari.(*Dk












