Mediakom KMT
Selamat Datang di mediakomkmt, Media Terupdate, Terpercaya dan Independen
Berita  

Amanah Penamatan SMP/SMA/SMK Advent Nusra: Hormati Orang Tua sebagai Pintu Kesuksesan

Kupang||mediakomkmt — Suasana penuh haru dan sukacita mewarnai acara Penamatan Senior Class of 2026 SMP/SMA/SMK Advent Nusra yang berlangsung di Grand Mutiara Bell Room pada 10 Mei 2026. Sebanyak 137 siswa mengikuti prosesi penamatan dengan mengusung motto “To Be The Light.”
Dalam amanah penamatan, pembicara utama Dr. Gunawan Tjokro menekankan pentingnya menghormati orang tua sebagai fondasi utama menuju kesuksesan hidup. Ia mengangkat sejumlah tokoh Alkitab sebagai teladan karakter dan integritas bagi generasi muda.

Tokoh Yusuf disebut sebagai pribadi yang memiliki integritas dan kesetiaan kepada Tuhan serta kepada orang tuanya. Yusuf juga menjadi berkat bagi saudara-saudaranya dengan menyediakan makanan saat masa kelaparan. Selain itu, tokoh Samuel diangkat sebagai contoh anak Nazar yang lahir dari nazar seorang ibu, namun tetap hidup dalam ketaatan kepada orang tua dan menghormati orang tua rohaninya. Sementara Timotius dikenal sebagai anak yang sejak kecil dididik dalam iman oleh keluarganya.

Pembicara menegaskan bahwa Alkitab memberikan perhatian besar terhadap penghormatan kepada orang tua. Ia mengutip Keluaran 20:12 yang berbunyi, “Hormatilah ayahmu dan ibumu supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan Tuhan kepadamu.” Selain itu, Efesus 6:1-3 menegaskan bahwa menghormati orang tua bukan hanya membawa panjang umur, tetapi juga kebahagiaan di bumi. Dalam Ulangan 5:16 disebutkan bahwa menghormati orang tua akan membuat keadaan hidup menjadi baik.
Menurut pembicara, kesuksesan seseorang dapat diperoleh melalui beberapa hal penting, yakni kualitas hubungan dengan orang tua, hubungan sosial yang baik yang memungkinkan anak meraih pendidikan, serta hubungan harmonis dalam keluarga yang membangun rasa percaya diri anak.

Ia juga membagikan tiga cara sederhana menghormati orang tua, yaitu tidak membuat orang tua susah atau terbeban, berprestasi dalam kehidupan, dan memberikan perhatian kepada mereka.
Suasana menjadi emosional ketika Dr. Gunawan Tjokro membagikan kisah pribadinya tentang sang ayah yang bekerja sebagai sopir truk. Dengan nada haru, ia menceritakan perjuangan ayahnya yang harus mengemudi hingga 12 jam dalam kondisi kendaraan yang sangat sederhana. Ia mengatakan bahwa percuma memiliki jabatan tinggi dan mobil mewah jika ayahnya masih harus bekerja keras di jalanan. Karena itu, ia akhirnya meminta sang ayah berhenti menjadi sopir truk hingga pensiun pada usia 54 tahun.

Dalam pesannya kepada para orang tua dan lulusan, pembicara mengajak agar anak-anak dididik menjadi pribadi yang pekerja keras, jujur, memiliki kemauan kuat, dan mampu bekerja sama. Nilai-nilai tersebut disebutnya sebagai prinsip inside out, yaitu pembentukan karakter dari dalam diri.

Ia juga menekankan bahwa nilai-nilai Alkitab harus menjadi akar yang menguatkan kehidupan generasi muda dari dalam. Pendidikan disebut sebagai hal yang sangat penting karena mampu mengubah masa depan seseorang. Para lulusan didorong untuk terus menempuh pendidikan setinggi mungkin, baik pendidikan formal maupun vokasional.
Di akhir amanahnya, pembicara mengingatkan agar seluruh lulusan menjadi pribadi yang membawa dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Acara kemudian ditutup dengan doa penyerahan bagi seluruh lulusan yang dipimpin oleh Pdt. R. Sarumpaet.*Dk)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *